Pesawat ATR 42-500 kembali menjadi sorotan publik setelah insiden kecelakaan menabrak gunung yang melibatkan pesawat milik Indonesia Air Transport (IAT) di Sulawesi Selatan pada 17 Januari 2026.
Di balik peristiwa tersebut, nama ATR 42-500 memang tak asing di dunia penerbangan nasional. Pesawat turboprop ini selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung penerbangan regional Indonesia, terutama untuk wilayah dengan medan sulit dan bandara terbatas.
Lantas, apa itu pesawat ATR 42-500, bagaimana spesifikasinya, dan mengapa pesawat ini begitu populer di Indonesia? Berikut ulasan lengkapnya.
