Indonesia dinilai memiliki peluang besar meningkatkan ekonomi digital jika dengan tepat mempercepat adopsi teknologi generasi berikutnya, terutama 5G.
GSMA mengungkapkan bahwa investasi yang tepat sasaran di sektor digital dapat menghasilkan nilai tambah hingga USD 41 miliar atau sekitar Rp 683 triliun (kurs USD 1 = Rp 16.678) bagi PDB nasional sepanjang 2024-2030.
Temuan tersebut berasal dari dua laporan terbaru GSMA, yakni Digital Nations 2025 dan ASEAN Consumer Scam Report 2025, yang menyoroti kesiapan Indonesia menghadapi era konektivitas cerdas.
